Adnan Anwar, ST.

Tag: charge

Cara Charging Battery BlackBerry Menjaga Baterai dari Kerusakan

by on Oct.17, 2011, under Tips dan Trik

batteryLithium-ion “Li-ion” Battery

Ada dua jenis baterai yaitu Nickel-metal hydride (NiMH) dan Lithium-ion (Li-ion) di pasaran. RIM pernah menggunkan NiMH baterai buat BlackBerry Device namun sekarang semua sudah memakai jenis baterai Li-ion.

Banyak pengguna BB bingung dan salah mengerti bahwa power baterai harus dikosongkan sebelum dicharge. Itu salah karena Lithium-Ion batteries tidak punya “memory” effect yang ada di baterai NiMH.

Berikut tips untuk baterai BlackBerry yang baru dibeli:
1. Pada saat pertama mendapatkan Blackberry Device baru, charge baterai secara penuh sampai full 100%. Tidak ada efek samping overcharging karena baterai BlackBerry tidak bisa di overcharge. Biasanya charging awal menggunakan waktu 2-4 jam dengan charger ori BlackBerry. Kadang, baterai baru di kotak bisa saja sudah tercharge 100%, jadi tidak usah tambah charge lagi.

2. Li-ion Batteri TIDAK perlu dilakukan “conditioning” seperti battery lama yang perlu dihabiskan / kosongkan battery lalu dicharge penuh selama 3 kali.

3. Jika anda adalah pengguna baru BlackBerry jangan lupa karena anda menghabiskan banyak waktu mencoba dan setting BlackBerry anda maka mungkin saja menggunakan lebih banyak baterai dari normal.

Tips Charging Baterai Selanjutnya
1. Karena Li-ion baterai tidak perlu ditunggu sampai kosong untuk dicharge, anda bisa selalu charge baterai anda kapan saja.

2. Setelah setiap 30 charging, baru kosongkan battery anda ke sekitar level 10-15%, lalu charge penuh ke 100%. Hal ini dilakukan untuk maintain ketepatan battery meter. Ingat hal ini dilakukan hanya untuk ketepatan baterry meter level bukan untuk menjaga kerusakan baterai.

3. JANGAN pakai baterai sampai kosong atau ke level 10-20% SETIAP hari! Hal tersebut akan merusak baterai anda. Selalu charge baterai anda untuk menjaga dari kosong, walaupun 10-20 menit charge.

Untuk melihat kondisi batterai, bisa gunakan
Aplikasi Battery Watch

Lebih Baik Charge dalam keadaan OFF atau Power On BlackBerry?
- Charging tidak harus power off BlackBerry namun akan lebih cepat terisi baterai jika di off. Kalau anda perlu menggunakan BlackBerry anda, charging dengan power on tidak bermasalah

Tips Cara Jaga Baterai Lainnya
1. Gunakan baterai / BlackBerry anda di suhu ruangan standard yaitu -20C s/d +35C dengan humidity 65±20%

2. Selama pemakaian baterai, jauhkan BlackBerry / baterai anda dari suhu tinggi / panas dan voltage tinggi

3. Menjaga baterai dari jatuh, lempar atau impact besar/tinggi

4. Gunakan baterai dengan charger yang cocok dan jangan charge lebih dari 24 jam (walaupun charger BlackBerry akan otomatis berhenti charge pada saat full charge.

5. Jika anda tidak menggunakan baterai Li-ion anda, simpan baterai tersebut dengan charging power di sekitar 50% dan simpan di suhu ruangan standard dan kering. Suhu panas seperti di dalam mobil atau ruangan panas akan menghabiskan baterai level secara cepat dan charging di area suhu panas akan menggunakan waktu yang lebih lama.

6. Gunakan material non-conductive yang bukan besi/metal untuk bungkus baterai untuk menjaga dari kerusakan.

Informasi Ketahanan Baterai
1. Secara standard, baterai Li-ion punya kemampuan 300-500 kali charges, (sekitar tahan 2 tahun) tentunya juga sesuai pemakain anda. Baterai Li-ion biasanya tetap memberikan power yang tepat dan kemampuannya yang sama, jika sudah dekat kadaluarsa, akan tiba tiba berhenti daripada pelan pelan rusak.

2. Jika anda banyak menggunakan BlackBerry anda. Beli extra baterai sebagai cadangan biar baterai anda tidak sempat selalu kosong dan merusak baterai.

Sumber

1 Comment :, , , , more...

Tips Khusus Untuk Mencharge Baterai

by on Mar.08, 2011, under Tips dan Trik

Mungkin masih banyak dari para pembaca sekalian yang belum tahu. Selama ini yang kita tahu dalam mencharge baterai tinggal colok kabel dan tinggal tunggu baterai penuh. Setelah penuh kemudian lepas, beres.

Sebenarnya urutan dari pemasangannya juga harus diperhatikan. Karena hal ini bisa juga memperpendek umur baterai. Untuk menchargenya, pertama-tama yang harus kita lakukan adalah memasang kabel pada laptop terlebih dahulu sebelum menghubungkan charger pada sumber listrik.

Demikian pula pada saat melepas charger. Urutannya yang benar adalah lepas kabel pada sumber arus terlebih dahulu sebelum melepas kabel pada device. Maksudnya adalah untuk mencegah terjadinya arus pendek pada baterai secara langsung.

Di dalam charger, normalnya ada sebuah trafo stepdown, dioda, beberapa kapasitor dan beberapa resistor.
Pertama-tama listrik dari sumber listrik akan masuk ke trafo stepdown untuk diturunkan tegangannya. Setelah itu listrik akan berlanjut ke dioda agar listrik yang semula bolak balik (AC) outputnya menjadi searah (DC). Kemudian listrik tersebut akan melewati beberapa kapasitor dan resistor agar listrik output menjadi stabil.

Fungsi dari kapasitor yaitu untuk menyimpan listrik sementara sebeum diteruskan dan resistor untuk menahan arus listrik yang berlebihan. Jadi listrik akan disimpan sementara dalam kapasitor yang berperan sebagai baterai kecil ini kemudian dikeluarkan secara perlahan-lahan. Kemudian resistor akan menahan listrik yang berlebihan sebelum masuk ke dalam baterai.

Maksud dari urutan pemasangan seperti yang disebutkan diatas adalah agar listrik yang masuk ke dalam baterai tidak langsung masuk atau hilang secara sekaligus (impulsif) ke dalamnya, melainkan secara perlahan-lahan bertambah sedikit demi sedikit sampai sesuai dengan arus yang seharusnya.

Karena, jika listrik masuk secara impulsif dalam jumlah besar, baterai akan kaget dalam menerimanya dan akan beresiko baterai bocor. Demikian pula halnya ketika melepas. Jika input listrik tiba-tiba putus, baterai yang semula menerima supply listrik akan kaget ketika supplynya habis.

Sumber : http://indowebster.web.id

2 Comments :, , , , more...

Looking for something?

Gunakan form berikut untuk mencari:

Tidak dapat menemukan artikel yang anda cari? Tinggalkan pesan atau langsung kontak saya...