Adnan Anwar, ST.

Membedakan Bintang dan Planet di Malam Hari

by on Mar.03, 2011, under Sok Ilmiah

Pernahkan anda melihat bintang? Tentu saja pernah. Di malam yang cerah, tanpa ada awan yang menutupi langit, di tengah kelamnya malam masih ada keindahan yang bisa kita nikmati. Ya, gemerlap bintang gemintang yang bercahaya di angkasa adalah pemandangan yang sangat indah. Hanya  dengan kekuasaan Allah saja bisa menciptakan keindahan semacam itu. Bagi kita, umat manusia yang percaya adanya Sang Pencipta maka seharusnya hal itu semakin menambah keimanan kita pada-Nya.

Pernahkah anda memperhatikan dengan seksama bahwa di antara cahaya bintang yang seperti titik di langit atas ada beberapa yang berbeda. Apakah itu? Yup, ada yang cahanya selalu ada dan tidak pernah menghilang sampai pagi tetapi ada juga yang hanya berkedip. Muncul cahaya lalu hilang lagi. Mengapa bisa begitu? Nha, inilah yang ingin saya bahas pada artikel kali ini.

Jawabannya adalah karena memang sumber dari kedua cahaya yang berperilaku berbeda itu juga berbeda. Cahaya yang terus ada sampai pagi bersumber dari pantulan benda-benda langit yang sesungguhnya berasal dari bintang nun jauh di sana. Sedangkan cahaya yang hanya berkedip sumbernya adalah langsung dari bintang nun jauh di sana. Mengapa cahaya bintang justru berkedip dan mengapa pantulan benda langit lainnya malah terang terus? Mengapa bisa begitu? Yuk, kita bahas rame-rame.

Kita semua tahu bahwa bintang paling dekat dengan bumi adalah matahari yang kita lihat setiap hari dari pagi sampe sore. Bintang paling dekat kedua adalah Alpha Centaury. Pada malam hari jika terlihat cahaya di langit yang lebih besar dan terang dari lainnya, itulah Alpha Centaury. Bintang lainnya ,masih belum diketahui (oleh saya tentunya…hahahahahaha…). Nha, bintang yang jauhnya ga bisa kita bayangkan memancarkan cahayanya sendiri. Yang namanya cahaya butuh waktu juga supaya sampai ke bumi. Saking jauhnya, waktu yang dibutuhkan beratus-ratus, beribu-ribu, bahka berjuta-juta tahun cahaya. Maka dari itu, pada saat cahaya bintang sampai di bumi bisa jadi bintangnya justru udah mati alias tidak memancarkan cahaya, sehingga hanya berkedip.

Lain lagi dengan benda langit lainnya, planet atau satelit misalnya. Jaraknya tidak sejauh bintang. Bisa jadi cahaya yang didapatnya (yang kemudian dipantulkan ke bumi) berasal dari matahari atau Alpha Centaury. Kedua bintang itu masih ada sampe sekarang. Maka cahaya yang dipantulkan pun akan tetap ada selama kedua bintang tersebut belum hilang. Karena jaraknya yang jauh lebih dekat daripada bintang-bintang nun jauh di sana maka cahaya yang dipantulkan oleh benda langit tersebut juga lebih terang daripada cahaya bintang yang sampai ke bumi.

Nha, begitulah kira-kira salah satu misteri luar angkasa yang sempat saya baca dan sedikit merenungi. Belajar tentang luar angkasa membuat kita semakin yakin bahwa betapa luar biasanya kekuatan dan kekuasaan Allah SWT. Bumi saja hanya sebesar debu jika dibandingkan alam semesta. Coba bayangkan seperti apa diri kita dibandingkan dengan keseluruhan ruang angkasa. Maha Besar Allah dengan segala kekuasan-Nya.

Lain, kali kita bahas yang lainnya, ya!!!

Related posts:

  1. Teleport dengan Pemecah Partikel
:, , ,

Leave a Reply

Looking for something?

Gunakan form berikut untuk mencari:

Tidak dapat menemukan artikel yang anda cari? Tinggalkan pesan atau langsung kontak saya...