Logika Matematika
by pigeon on May.22, 2011, under Sok Ilmiah
Kebanyakan orang menilai kepintaran seorang anak dari penguasaan ilmunya di bidang matematika. Coba kalo ada anak yang jago matematika, pasti banyak orang yang bilang,”Wah, anak itu pintar sekali!!” Beda dengan anak yang pintar sejarah misalnya, maka sedikit orang yang berkomentar bahwa anak itu pintar. Masalahnya matematika tidak hanya sekedar menghafal semacam sejarah, PPKn, Biologi, dan semacamnya. Matematika membutuhkan tingkat pemikiran yang lebih daripada ilmu lainnya terutama pemahaman logika.
Sewaktu masih duduk di kelas 6 SD saya pernah ditanya sebuah kasus oleh teman. Memang aneh dan membingungkan kasus itu, bahkan saya baru bisa memecahkannya setelah masuk SMP. Begini kasusnya
Tiga orang anak masing-masing iuran Rp 500. Sehingga terkumpul uang Rp 500 x 3 = Rp 1500.
Mereka memutuskan untuk menggunakan uang tersebut untuk membeli roti. Tapi tidak ada yang mau membeli sehingga meminta teman lain untuk membelikannya.
Akhirnya terbelilah roti dengan harga Rp 1000. Artinya, ada sisa uang sebesar Rp 500. Mereka memutuskan untuk membagi kembali uang tersebut kepada 3 orang anak tadi masing-masing Rp 100 dan sisanya sebesar Rp 200 diberikan kepada teman yang membelikan roti sebagai upah.
Di sini permasalahannya.
Berarti masing-masing anak sekarang memiliki uang Rp 100 atau dengan kata lain seharusnya uang yang dikumpulkan oleh masing-masing anak tadi adalah Rp 500 – Rp 100 = Rp 400. Berarti masing-masing anak harus membayar @ Rp 400.
Perhitungan matematikanya = 3 X Rp 400 = Rp1200.
Kalau ditotal jumlah uang yang dikumpulkan oleh pemuda tadi adalah Rp.1200.
Jika ditambah Rp 200 (diberikan kepada teman yang membelikan roti) = Rp. 1200 + Rp 200 = Rp 1400.
Pertanyaannya…….
KEMANA SISA UANG YANG Rp. 100????
Jika anda bisa memecahkannya maka logika anda berjalan dengan baik, dan bisa jadi anda memiliki potensi lebih daripada orang di sekitar anda yang bingung dengan kasus ini.
Related posts:







May 23rd, 2011 on 5:54 am
Klo nggak slah.. uang yang Rp. 100.- sudah digunakan untuk mengurangi jatah iuran … 500 jadi 400..
Peace
May 23rd, 2011 on 6:06 am
Hehehehe…masih kurang betul, Pak!!
Kalo seperti itu berarti harusnya uangnya berkurang Rp 300,-(3 x Rp 100) karena masing2 berkurang Rp 100,-
May 26th, 2011 on 8:28 pm
Hmm…
Sebenarnya Rp 1200 itu….
Rp 1000 adalah harga roti dan Rp 200 adalah uang untuk orang yang membelikan roti. Nah, Logikanya di sini SALAH. Darimana dapat Rp 200 lagi??
Seharusnya ditambah Rp 300 karena uang tersebut adalah uang ketiga orang anak yang sudah dikurangi Rp 100 tadi.
Hohohoho >_<
May 27th, 2011 on 5:52 am
Hehehehe….betuuuulllll…. Memang di situlah kesalahannya
Sebagian besar matematika berkisar pada logika, itulah mengapa kadang sebagian orang tua menilai anaknya pintar atau nggak itu dari nilai matematikanya…