Belajar adalah Hiburan
by pigeon on May.26, 2011, under Nasehat
Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan hiburan? Menurut saya, hiburan adalah suatu hal(bias berupa barang ataupun pekerjaan, yang bias membuat hati kita menjadi senang/bahagia. Jadi, intinya adalah membuat hati kita senang, tidak tergantung pada apa dan bagaimana barang/pekerjaan tersebut, yang penting membuat hati kita menjadi senang. Maka, sebenarnya tidak bias kita mengatakan bahwa hiburan adalah pergi ke kebun binatang, atau memiliki suatu barang yang mewah. Bagi sebagian orang mungkin ya, tetapi bagi sebagian yang lain mungkin bukan.
Tetapi sebaik-baik hiburan adalah sesuatu yang tidak hanya membuat hati kita senang tetapi juga memberikan dampak positif kepada diri kita. Seperti kata pepatah “Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui, atau sambil menyelam minum air.” Jika yang kita dapatkan dari suatu hiburan hanya kesenangan semata maka nilai kemanfatannya kurang bukan?
Suatu kali saya pernah melihat seseorang yang rajinnya bukan main. Tiap hari belajar-belajar dan belajar lagi. Hampir tiap kali saya bertemu dengannya, pasti sedang belajar. Bahkan di hari Minggu yang bagi kebanyakan orang merupakan hari di mana menyegarkan otak dan pikiran dengan cara mengisinya dengan hal-hal yang menyenangkan seperti memancing, jalan-jalan, ke tempat-tempat yang indah, dan lain sebagainya. Tetapi bagi dia, hari Minggu tetap saja diisi dengan belajar. Lalu, sayapun bertanya,”Kamu ini kok belajar terus, apa nggak butuh hiburan? Apa pikiranmu nggak sumpek dan jenuh karena terus belajar?” Jawabannya singkat saja,”Tentu saja tidak, karena bagi saya belajar adalah hiburan.”
Saya kaget. Belajar, yang bagi sebagian orang(terutama yang masih sekolah dan atau kuliah) merupakan pekerjaan yang paling membosankan sedunia tapi dijadikan hiburan. Benar-benar hal yang sangat positif, ya sangat positif. Tak ada hal lain yang bias membuat orang menjadi cerdas dan berilmu selain belajar. Maka dengan menjadikannya sebagai hiburan maka seseungguhnya hal yang sangat luar biasa.
Bayangkan saja jika semua orang bias melakukan hal itu. Ketika saya diskusikan dengan beberapa orang, kebanyakan sudah nyerah duluan dengan mengatakan,”Wah, kalo aku jelas nggak bias.” Artinya, bagi beberapa orang(mungkin termasuk saya), belajar merupakan pekerjaan yang masuk dalam daftar blacklist yang akan dikerjakan jika perlu saja. Atau mungkin lebih tepatnya jika terpaksa saja.
Memang bukan merupakan hak orang lain untuk memaksa seseorang belajar dengan rajin. Tetapi bangsa ini membutuhkan orang-orang cerdas untuk membangunnya menjadi negara yang kuat dan makmur. Dan itu tidak akan dapat dicapai kecuali dengan giat dalam belajar dan bekerja. Jadi, mengapa kita tidak menjadikan belajar sebagai suatu hiburan yang menyenangkan?
No related posts.






