Adnan Anwar, ST.

Daun Pun Berdzikir

by on May.24, 2011, under Buku

daun

Judul : Daun Pun Berdzikir

Penulis : Taufiqurrahman al-Azizy.

Penerbit : Laksana

Tebal : 361 halaman

Terbit : Mei 2010

Harga : Rp 46.000,00

“Bram…!” Sebuah panggilan yang lembut itu menghentikan langkah Bram. “Karena Allah, aku pun mencintaimu,” ucap suara itu, yang tak lain dan tak bukan keluar dari bibir Shofi. Bram menarik napas dalam-dalam.

Suara itu….

Sebuah suara yang sangat dirindukannya. Sebuah suara yang sangat didambakannya. Sebuah suara yang dicarinya selama ini ke mana-mana. Sebuah suara yang menghentikan langkahnya, memejamkan matanya, mendebarkan detak jantungnya, menggemetarkan sendi tubuhnya. Sebuah suara yang tak diduga-duganya. Panggilan kekasih….

*   *   *

Perjalanan pencarian cinta yang panjang telah dilewati Bram. Jiwa, harta, dan air mata telah diberikan. Namun, hanya kecintaan kepada sang Rabb-lah yang sanggup merobohkan kebekuan hati sang kekasih. Karena kecintaan kepada-Nya jauh di atas segala cinta dunia.

Sebuah novel religius sangat inspiratif yang akan menuntun Anda menemukan cinta berlandaskan kecintaan kepada Sang Maha Cinta. Karena hanya berbekal cinta kepada-Nya, hidup Anda akan bahagia. Sekalipun cobaan terus menghantam, Anda akan tetap teguh tegar, menatap dunia dengan optimis. Inilah kesaksian daun-daun pun turut berdzikir karya novelis muslim kawakan, Taufiqurrahman al-Azizy.

Saya mulai membaca karya Taufiqurrahman al-Azizy sejak novelnya yang berjudul Kitab Cinta Zusuf & Zulaikha. Yang membuat saya tertarik dengan karya-karya beliau adalah susunan katanya yang indah dan mengalir. Penuh dengan nuansa syair dan puisi. Bahkan kadang perbincangan yang terjadi di dalam novelnya pun mengandung bahasa syair.

Di dalam novel Daun Pun Berdzikir, bercerita tentang kisah cinta yang terganjal akibat perbedaan materi. Shoffi adalah gadis dengan kedudukan terhormat sementara Haydar adalah pemuda miskin yang untuk mencari sesuap nasi saja harus bekerja keras membanting tulang. Kisah cinta mereka semakin terganjal dengan kedatangan Bram, pemuda tampan dan kaya raya yang sedang melakukan penelitian di desa tempat di mana Shoffi dan Haydar tinggal.

Ada konflik yang terjadi antara ketika pemuda-pemudi tersebut serta orang tua Shoffi dan juga Orang tua Haydar. Semua dikemas dengan intrik-intrik yang menarik. InsyaALLAH, banyak hikmah yang bisa diambil dari novel ini.

No related posts.

:, , , ,

Leave a Reply

Looking for something?

Gunakan form berikut untuk mencari:

Tidak dapat menemukan artikel yang anda cari? Tinggalkan pesan atau langsung kontak saya...