Author Archive
Aku Sudah Menikah
by pigeon on Feb.13, 2012, under Nasehat
Postingan kali ini saya hanya mau berbagi kebahagiaan dengan teman-teman pembaca semuanya. Bahwa pada tanggal 23 Januari 2012 kemarin saya(Adnan Anwar) telah melangsungkan pernikahan dengan seorang gadis cantik yang bernama Rahayu Martaning Tyas. Sungguh suatu hal yang sangat luar biasa saya rasakan ketika status yang saya sandang saat ini telah berubah menjadi seorang suami.
Ada banyak perubahan yang saya rasakan dengan adanya ikrar pernikahan yang sudah saya ucapkan. Tidak canggung lagi ketika teman-teman di kantor memanggil dengan sebutan “Bapak”, ada tujuan yang jelas dan focus mengenai apa yang harus saya lakukan ke depan dan masih banyak lagi. Memang sangat menantang tetapi itulah justru yang membuat diri kita menjadi manusia seutuhnya.
Masih ingat dengan salah satu postingan saya terdahulu tentang sebuah kalimat yang diambil dari film Spiderman yaitu “With great power comes great responsibility”. Adalah benar bahwa ketika akad pernikahan sudah diucapkan maka datanglah kekuasaan untuk memimpin sebuah rumah tangga. Seiring dengan datangnya kekuasaan tersebut, dating juga tanggung jawab yang harus dipikul yaitu bagaimana caranya agar rumah tangga yang sudah diawali bias berjalan sebagaimana mestinya sampai tujuan yang diharapkan.
Hal yang sederhana memang tetapi implikasinya luar biasa banyaknya. Tak perlulah saya sebutkan satu per satu. Tetapi justru di situlah letak tantangannya. Hal-hal yang sifatnya kecil, sepele, remeh-temeh, bias membesar jika tidak ditangani dengan segera. Ini yang harus kita sadari di awal membina rumah tangga.
Maka di banyak buku yang membahas tentang pernikahan pasti akan memunculkan syarat pernikahan adalah kesiapan mental. Memang secara tertulis tidak ada tetapi menurut saya, kesiapan mental adalah syarat utama dan pertama yang harus dipenuhi ketika ingin membina rumah tangga jika ingin rumah tangganya sukses dalam perjalanannya.
Lalu, seperti apakah kesiapan mental itu? Yaitu kesiapan untuk hidup bersama dengan pasangan yang kita pilih. Sekali lagi itu adalah kata-kata yang sederhana tetapi implikasinya yang penting. Siap hidup bersama artinya siap berbagi bersama dalam setiap rintangan yang akan muncul dengan mengedepankan solusi dan toleransi bukannya ego pribadi. Dengan bekal itu, insyaALLAH rumah tangga akan berjalan dengan harmonis.
Ini adalah opini saya yang muncul selama saya menjabat sebagai pemimpin rumah tangga yang masih dalam hitungan hari. Jika ada yang kurang tepat mohon sharing dari pembaca semuanya. Akhirnya, mohon doanya agar pernikahan kami langgeng dan doa kami selalu buat pernikahan para pembaca semuanya.
Yang belum menikah, siapkan mental anda dan yang sudah menikah perbaiki terus diri anda agar selalu bias berkolaborasi dengan apik bersama pasangan hidup anda.
Cianjur, 13 Februari 2012
Berani Mencintai, Harus Siap Untuk Menikahi
by pigeon on Oct.24, 2011, under Puisi
Ketika memutuskan untuk siap mencintai, selanjutnya kita harus bersiap memasuki pintu gerbang cinta yang sebenarnya. Ya. gerbang itu bernama PERNIKAHAN.
MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.
MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuhnya cinta, ketika ribuan kapal pesiar …yang gemerlap memanggil-manggil……
MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana kan diuji sejauh mana pembuktian cinta mereka yang sebenarnya.
Karena MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan kita. Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana kita bisa memahami orang lain…?? Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana kita bisa memperhatikan pasangan hidup…??
Jika berani mencintai, Harus berani menikahi. Khususnya bagi para kaum lelaki. Jangan bisanya cuma obral janji..
Sana-sini banyak yang terlukai. Akhrnya menumpuk sakit hati.
KARENA MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudra, serta jiwa besar untuk ‘Menerima’ apa yang ada dan apa adanya.
Siapa yang berani mencintai, maka harus bersiap untuk menikahi…
Bukankah dengan menikah, mereka akan disejajarkan Rasululloh SAW dengan mujahid fii sabilillah yang dijanjikan akan mendapat pertolongannya! Karena kata beliau, tiga golongan yang menjadi keharusan Allah untuk membantu mereka adalah orang yang menikah untuk memelihara kesucian diri, budak yang hendak membayar kemerdekaan dirinya, dan orang-orang yang berperang di jalan Allah. [HR Ahmad, Turmudzi, an-Nasa'i dan Ibnu Majah]
Orang Paling Lemah
by pigeon on Oct.22, 2011, under Opini
Postingan yang lalu saya menulis tentang orang yang paling bodoh, yaitu orang yang tidak mengindahkan akal yang seharusnya menjadi pembeda antara manusia dengan binatang. Kali ini saya akan menulis tentang orang yang paling lemah. Sebelum membicarakan lebih jauh lagi tentang topik ini mari kita diskusikan terlebih dulu definisi dari orang yang lemah.
Jika ada anak kecil yang tidak bisa mengangkat beban seberat 10 Kg, apakah dia disebut lemah? Saya kira bukan karena seiring bertambahnya umur dia akan mampu mengangkatnya. Orang yang pekerjaannya hanya sebagai bawahan yang hanya bisa disuruh-suruh, apakah dia adalah orang yang lemah? Saya kira juha bukan, karena ketika dia sudah meniti karirnya dan beranjak memegang tampuk kepemimpinan ia tidak lagi disuruh-suruh. Lalu, siapakah sebenarnya orang yang lemah itu?
Menurut saya, orang yang lemah adalah orang yang mempunyai kekuatan dalam dirinya tetapi tidak memanfaatkannya dengan baik. Ia terlalu takut dengan tantangan yang akan muncul sehingga lebih memilih untuk menempuh cara yang lebih mudah dan cepat untuk mengendalikan dirinya. Ia justru mengandalkan faktor eksternal untuk membuat dirinya “merasa” lebih baik. Siapakah manusia yang tergolong pada kategori itu?
Yang sangat jelas terlihat adalah pecandu narkoba. Lihatlah perilakunya, ia punya kemampuan dalam dirinya sama dengan manusia-manusia lain yang ada di muka bumi ini. Bedanya ia tidak menggunakan kemampuan itu dengan baik, justru mengandalkan narkoba untuk membuat dirinya “merasa” lebih baik. Kecanduan, ketagihan, adiksi, dan ketergantungan adalah salah satu ciri-ciri orang yang lemah. Ia bahkan tidak mampu mengendalikan keinginannya sendiri. Betapa lemahnya dia.
Contoh kedua adalah perokok. Ah, terpaksa saya menyebut julukan itu lagi. Memang tidak separah pecandu narkoba tetapi beberapa perokok sudah mendekati. Ada asalan yang kadang disebutkan oleh para perokok untuk me-legal-kan tindakan mereka yaitu “merokok itu bisa membuat pikiran tenang”. Saya berpendapat bahwa pernyataan itu justru menunjukkan betapa lemahnya dia. Untuk meraih ketenangan saja harus mengandalkan faktor eksternal.
Kemarin saya menonton pertandingan catur. Dua orang perokok saling beradu kemampuan memainkan bidak-bidak catur. Awalnya keduanya santai tetapi ketika 10 menit berlalu, keduanya menyulut rokok masing-masing. Sampai akhirnya salah satu perokok tersudut. Dan setelah saya perhatikan orang tersebut menghisap rokoknya lebih sering daripada perokok satunya yang dalam posisi unggul. Bahkan saya lihat ia tidak pernah berhenti karena begitu rokoknya habis ia segera mengambil lagi sebatang dari dalam bungkus. Saya membatin,”Kasihan sekali Bapak ini, diperbudak oleh rokok.”
So, yuk kita optimalkan apa-apa yanga da dalam diri kita. Allah sudah memberikan sarana dan prasarana lengkap di dalam tubuh kita untuk bisa memperoleh kenyamanan dalam menjalani kehidupan ini. Mengapa harus bergantung pada sesuatu yang justru akan merusak tubuh kita.
Cara Charging Battery BlackBerry Menjaga Baterai dari Kerusakan
by pigeon on Oct.17, 2011, under Tips dan Trik
Ada dua jenis baterai yaitu Nickel-metal hydride (NiMH) dan Lithium-ion (Li-ion) di pasaran. RIM pernah menggunkan NiMH baterai buat BlackBerry Device namun sekarang semua sudah memakai jenis baterai Li-ion.
Banyak pengguna BB bingung dan salah mengerti bahwa power baterai harus dikosongkan sebelum dicharge. Itu salah karena Lithium-Ion batteries tidak punya “memory” effect yang ada di baterai NiMH.
Berikut tips untuk baterai BlackBerry yang baru dibeli:
1. Pada saat pertama mendapatkan Blackberry Device baru, charge baterai secara penuh sampai full 100%. Tidak ada efek samping overcharging karena baterai BlackBerry tidak bisa di overcharge. Biasanya charging awal menggunakan waktu 2-4 jam dengan charger ori BlackBerry. Kadang, baterai baru di kotak bisa saja sudah tercharge 100%, jadi tidak usah tambah charge lagi.
2. Li-ion Batteri TIDAK perlu dilakukan “conditioning” seperti battery lama yang perlu dihabiskan / kosongkan battery lalu dicharge penuh selama 3 kali.
3. Jika anda adalah pengguna baru BlackBerry jangan lupa karena anda menghabiskan banyak waktu mencoba dan setting BlackBerry anda maka mungkin saja menggunakan lebih banyak baterai dari normal.
Tips Charging Baterai Selanjutnya
1. Karena Li-ion baterai tidak perlu ditunggu sampai kosong untuk dicharge, anda bisa selalu charge baterai anda kapan saja.
2. Setelah setiap 30 charging, baru kosongkan battery anda ke sekitar level 10-15%, lalu charge penuh ke 100%. Hal ini dilakukan untuk maintain ketepatan battery meter. Ingat hal ini dilakukan hanya untuk ketepatan baterry meter level bukan untuk menjaga kerusakan baterai.
3. JANGAN pakai baterai sampai kosong atau ke level 10-20% SETIAP hari! Hal tersebut akan merusak baterai anda. Selalu charge baterai anda untuk menjaga dari kosong, walaupun 10-20 menit charge.
Untuk melihat kondisi batterai, bisa gunakan
Aplikasi Battery Watch
Lebih Baik Charge dalam keadaan OFF atau Power On BlackBerry?
- Charging tidak harus power off BlackBerry namun akan lebih cepat terisi baterai jika di off. Kalau anda perlu menggunakan BlackBerry anda, charging dengan power on tidak bermasalah
Tips Cara Jaga Baterai Lainnya
1. Gunakan baterai / BlackBerry anda di suhu ruangan standard yaitu -20C s/d +35C dengan humidity 65±20%
2. Selama pemakaian baterai, jauhkan BlackBerry / baterai anda dari suhu tinggi / panas dan voltage tinggi
3. Menjaga baterai dari jatuh, lempar atau impact besar/tinggi
4. Gunakan baterai dengan charger yang cocok dan jangan charge lebih dari 24 jam (walaupun charger BlackBerry akan otomatis berhenti charge pada saat full charge.
5. Jika anda tidak menggunakan baterai Li-ion anda, simpan baterai tersebut dengan charging power di sekitar 50% dan simpan di suhu ruangan standard dan kering. Suhu panas seperti di dalam mobil atau ruangan panas akan menghabiskan baterai level secara cepat dan charging di area suhu panas akan menggunakan waktu yang lebih lama.
6. Gunakan material non-conductive yang bukan besi/metal untuk bungkus baterai untuk menjaga dari kerusakan.
Informasi Ketahanan Baterai
1. Secara standard, baterai Li-ion punya kemampuan 300-500 kali charges, (sekitar tahan 2 tahun) tentunya juga sesuai pemakain anda. Baterai Li-ion biasanya tetap memberikan power yang tepat dan kemampuannya yang sama, jika sudah dekat kadaluarsa, akan tiba tiba berhenti daripada pelan pelan rusak.
2. Jika anda banyak menggunakan BlackBerry anda. Beli extra baterai sebagai cadangan biar baterai anda tidak sempat selalu kosong dan merusak baterai.
Ayahku (Bukan) Pembohong
by pigeon on Oct.16, 2011, under Buku
Pengarang : Tere-Liye
Penerbit : Gramedia
Terbit : Juni 2011
Jumlah hal : 299 hal
Harga : Rp 36.000,- (Harga pada waktu saya membelinya)
Boleh dibilang saya adalah penggemar buku-buku karangan tere-liye. Hampir semua novel yang ditulisnya saya punya dan sudah saya baca. Bukan pada pengarangnya sebenarnya saya suka, tetapi tulisannya mempunyai keunikan tersendiri buat saya. Ada hal-hal tertentu disajikan dengan begitu apik dan menarik.
Buku yang berjudul “Ayahku (Bukan) Pembohong” bercerita tentang seorang ayah yang membesarkan anaknya dengan cerita-cerita. Seorang ayah yang menanamkan hakikat kehidupan melalui cerita-ceritanya. Sayangnya kian dewasa sang anak, ia mulai mempertanyakan kebenaran cerita dari ayahnya. Bahkan ia sempat membenci ayahnya yang juga menceritakan hal yang sama pada cucu-cucunya.
Bahasanya sangat bagus dan jalan ceritanya selalu memberikan kejutan yang tidak pernah terduda selain hikmah-hikmah kehidupan yang diselipkan di sana-sini. Setiap karakter benar-benar dibangun dengan bagus. Bahkan saya sendiri sebagai pembaca bisa mencerna orang seperti apa Dam(tokoh utama dalam novel ini), juga ayahnya yang suka bercerita, juga Zas dan Qon(putra dan putri dam).
Kisah cinta Dam dan Taani meskipun tidak begitu ditonjolkan tetapi sangat melekat buat saya. Romantismenya ketika bertemu kembali setelah sekian tahun berpisah cukup membuat pembacanya tersenyum.
Di akhir buku ini, penulis mencoba menyampaikan kepada para pembacanya tentang hakikat kebahagiaan. Bahwa ia ada di dalam diri setiap insan manusia tidak tergantung pada apa-apa yang ada di luar dirinya.
“Itulah hakikat sejati kebahagiaan hidup, Dam. Hakikat ituberasal dari hati kau sendiri. Bagaimana kau membersihkan dan melapangkan hati, bertahun-tahun berlatih, bertahun-tahun belajar membuat hati lebih lapang, lebih dalam, dan lebih bersih. “ itulah salah satu nasehat yang diberikah ayah Dam.
Lalu, sebenarnya cerita seperti apa yang diberikan ayah kepada Dam? Mengapa Dam menyangsikan kebenaran cerita-cerita ayahnya? Sebenarnya cerita ayahnya itu semua bohong atau benar? Temukan jawabannya di novel ini.
Tidak punya bukunya, mau beli ga punya uang? Silakan datang ke rumah saya dan akan saya pinjamkan dengan gratis..hehehe…
Orang Bodoh
by pigeon on Oct.13, 2011, under Opini
Bukan bermaksud menghakimi seseorang sebagai orang bodoh, tetapi saya hanya ingin membahas sedikit tentang pengertian orang bodoh dan siapa contohnya orang bodoh. Mengingat manusia dibekali dengan akal untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah, yang menjadikannya memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada makhluk Allah lainnya. Akal yang seharusnya digunakan sebagaimana fungsinya untuk menjadikan kenyamanan dalam menjalani kehidupan.
Kita sepakati dulu apa sih sebenarnya definisi dari orang bodoh. Jika ada orang yang belum pernah belajar mengendarai sepeda lalu suatu saat ia mengendarai sepeda untuk pertama kalinya dan terjatuh, apakah ia tergolong orang bodoh? Saya kira bukan. Ia bukannya bodoh tetapi hanya kurang latihan saja. Lalu, jika ada orang yang tidak tahu bahwa di depannya ada lubang lalu ia terjatuh ke dalam lubang tersebut, apakah ia disebut orang bodoh? Saya kira juga bukan, ia bukannya bodoh hanya saja belum tahu. Lalu, jika ada orang yang tidak tahu bahwa makanan di depannya sangat pedas, dan ia memakannya dengan lahap hingga ia kepedasan, apakah ia disebut orang yang bodoh? Saya kira yang ini juga bukan, ia hanya tidak tahu saja.
Lalu orang yang seperti apa disebut bodoh? Menurut saya, orang yang bodoh adalah orang yang sudah tahu ada bahaya di depannya, ia tahu resiko buat diri sendiri, ia tahu bahayanya buat orang lain tetapi tetap saja dilakukan. Ia tak peduli bahwa tindakannya merugikan diri sendiri dan juga merugikan orang lain, bahkan merugikan lingkungan.
Perokok, adalah salah satu contoh orang yang bodoh menurut saya. Bagaimana tidak? Penelitian secara ilmiah dan tidak ada yang membantah sedikitpun menunjukkan bahwa merokok dapat mengganggu kesehatan pelakunya bahkan orang lain yang ada di sekitarnya. Tidak main-main, nyawa adalah taruhannya. Bukankah ini adalah hal yang fantastis?
Nyawa adalah satu-satunya alasan kita masih berada di dunia ini. Nyawa adalah satu-satunya jaminan kita masih bisa mengumpulkan pundi-pundi kebaikan dan menghapus kesalahan. Sebegitu berharganya nyawa dipertaruhkan untuk hal sepele, “merokok”. Lebih parahnya lagi, ia ikut mempertaruhkan nyawa orang lain yang bahkan mungkin tidak tahu apa-apa. Betapa besar dosa orang yang demikian.
Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa seorang perokok menyadari sepenuhnya akan bahaya tersebut. Tetapi karena bodohnya itu tadi sehingga ia mengabaikan. Nha, perilaku mengabaikan ini yang saya anggap sebagai tindakan yang sangat bodoh. Pak Mario Teguh pernah mengatakan bahwa,”Jangan menganggap sesuatu itu sepele jika akibat yang ditimbulkannya besar.” Benar bahwa merokok itu hal yang sepele. Hanya mengisap asap doang, tetapi lihatlah efeknya.
Allah tidak akan memaafkan kesalahan seorang manusia yang dilakukan kepada sesama manusia sebelum manusia yang dirugikan tersebut memberikan maaf. Berapa banyak seorang perokok merugikan orang lain? Jelas itu adalah kesalahan. Bayangkan jika setiap orang yang dirugikan akibat asap rokoknya belum memberikan maafnya, mengerikan kawan.
So, yuk kita menjadi manusia yang cerdas. Yang menggunakan akal pikiran untuk berfikir sebagai dasar bertindak. Merokok adalah salah satu tindakan bodoh seorang manusia. Lalu, mengapa kita harus melakukan tindakan bodoh semacam itu?
Agar Segar Saat Bangun Tidur di Pagi Hari
by pigeon on Oct.04, 2011, under Pengetahuan
Sebagian besar orang sulit untuk bangun dari tempat tidur dalam keadaan segar saat alarm berbunyi. Meski begitu ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar segar dan semangat saat bangun tidur di pagi hari.
Kondisi seseorang saat bangun tidur di pagi hari tergantung dari beberapa faktor yang sebenarnya bisa dimodifikasi atau diubah, karenanya perubahan kecil bisa memberikan perbedaan. Bangun tidur dalam keadaan segar baik untuk kesehatan serta membuat tubuh lebih siap menghadapi aktivitas sehari-hari.
Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan agar bisa segar dan bersemangat saat bangun tidur di pagi hari, seperti dikutip dari Lifemojo, Kamis (18/8/2011) yaitu:
1. Ciptakan lingkungan tidur yang menyegarkan, kualitas udara yang buruk atau suhu lingkungan yang tidak konsisten bisa menyebabkan sakit kepala, hidung tersumbat serta memungkinkan adanya gas karbon dioksida. Selain itu tak lupa berikan kasur serta bantal yang nyaman digunakan.
2. Pergilah ke toilet sebelum tidur, ginjal akan terus bekerja ketika seseorang sedang tidur sehingga kandung kemih akan terasa penuh saat pagi hari yang membuat seseorang terbangun untuk ke kamar mandi. Jika ia tidak ke toilet sebelum tidur, maka ada kemungkinan akan terbangun di malam hari untuk ke kamar mandi.
3. Cobalah bernapas dalam-dalam dan kosongkan pikiran sebelum tidur, teknik pernapasan dan meditasi sederhana selama beberapa menit sebelum tidur akan membuat seseorang lebih nyenyak sehingga bangun dengan segar di pagi hari.
4. Pasanglah alarm agak menjauh dari tempat tidur, sebaiknya tidak meletakkan alarm tepat di samping tempat tidur tapi agak menjauh yang membuat seseorang harus bangun dan berjalan untuk mematikannya. Jika seseorang menahan alarm ia tidak akan bisa tidur sepenuhnya karena mengantisipasi alarm berikutnya, kondisi ini membuat ia merasa lebih lelah dibandingkan jika ia langsung bangun saat alarm pertama berbunyi.
5. Bangun tidur dengan senyuman, mengawali hari dengan senyuman akan memberikan semangat tambahan untuk menjalani aktivitas dan sinar matahari yang masuk akan membuat seseorang lebih terjaga yang merupakan respons alami tubuh dari cahaya tersebut.
6. Minum segelas air saat bangun tidur, tubuh akan kehilangan cairan selama tidur sehingga orang akan terasa lelah saat bangun. Mengonsumsi segelas iar putih pada saat perut kosong akan membangkitkan metabolisme dan membuat tubuh terjaga serta lebih waspada.
7. Melakukan peregangan sehingga memasukkan udara segar ke dalam tubuh, kondisi ini akan melepaskan endorfin yang membuat tubuh merasa lebih baik dan segar.
8. Bangunlah pada waktu yang sama setiap harinya terutama di akhir pekan sehingga tubuh memiliki jam biologis yang sama, jika saat akhir pekan jam bangunnya berubah maka tubuh harus mengatur kembali jam biologisnya sehingga akan membuatnya sulit bangun dari tempat tidur.
Mundur untuk Menang
by pigeon on Sep.27, 2011, under Nasehat
Hidup adalah pertarungan yang tidak akan selesai sampai ajal menjemput kita. Selama itu pula kita berjuang untuk selalu menang dalam setiap kesempatan bertarung. Hanya saja, kemenangan tidak akan kita dapatkan dengan cara yang mudah setiap kali bertarung. Ada saatnya di mana kita harus berjuang dengan sangat keras agar pertarungan tersebut dapat kita memangkan. Tetapi adakalanya pula kita tidak harus mengeluarkan banyak tenaga untuk memenangkannya.
Mendapatkan kemenangan bukan berarti kita harus selalu maju dan menghadang lawan. Memang benar bahwa tindakan offensive sangat identik dengan langkah maju menghadang lawan. Seperti dalam pertandingan sepak bola, ketika tim kita ingin menyerang pihak lawan maka kita harus menggiring bola menuju gawang lawan, yang berarti kita harus melangkah atau bahkan berlari maju menghadang lawan-lawan yang akan datang menghadang.
Dalam pertarungan hidup, strategi sangat diperlukan untuk mendapatkan kemenangan yang kita inginkan. Strategi adalah suatu cara agar kemenangan tersebut bisa kita dapatkan dengan efektif dan efisien. Seperti saya bilang sebelumnya, bahwa ada suatu kesempatan di mana dalam pertarunagn yang sama orang yang mendapatkan kemenangan dengan strategi tidak akan menghabiskan banyak tenaga. Strategi kita buthkan agar sumber daya yang kita miliki dapat terberdayakan sehingga tidak ada pengorbanan yang sia-sia.
Banyak orang yang mengatakan bahwa jika ingin menang maka kita harus selalu maju. Mungkin ada benarnya juga tetapi menurut saya tidak selamanya benar. Kadangkala kita harus mundur dulu untuk mengumpulkan kekuatan, menyusun ulang strategi, dan meminta bala bantuan yang lebih banyak untuk kemudia maju lagi. Kemenangan pun kita dapatkan dengan lebih mudah. Permasalahan yang sangat pelik kadang datang menghampiri kita. Untuk ke luar dari sana, kita tidak harus selalu datang menjemput masalah itu kemudian memecahkannya, bisa jadi justru kita langsung kalah.
Ada kalanya kita harus berhenti sejenak berusaha, merenungkan kembali apa saja yang sudah kita lakukan, menganalisanya dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang sudah dibuat. Jika perlu kita susun strategi baru untuk menyelesaikan maslah tersebut. Ketika sudah matang maka kita akan lebih matang untuk menghadapi permasalahan itu lagi.
Yang lebih baik adalah permasalahan yang dihadapi tidak kita lawan sendirian. Ketika kita sedang reses untuk memikirkan cara baru, masih ada orang lain yang maju untuk menahan permasalahan tersebut agar tidak meluas. Seperti kata beberapa temanku “Orang yang bertarung dengan otak akan mengalahkan orang yang bertarung dengan otot.” Kita dibekali dengan sebuah organ yang bernama otak, dengan kemampuan luar biasa. Lalu, mengapa kita tidak memanfaatkannya dengan optimal?
Untuk Ayahku Tercinta
by pigeon on Sep.21, 2011, under Puisi
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya….. Akan sering merasa kangen sekali dengan Bundanya. Lalu bagaimana dengan Ayah? Mungkin karena Bunda lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Ayah-lah yang mengingatkan Bunda untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Bunda-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Bunda tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……
Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Bunda bilang : “Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Bunda takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Bunda menatapmu iba.
Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Bunda yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Bunda….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut… Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Ayah akan mengeras dan Ayah memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang sangat ditakuti Ayah akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Ayah”
Setelah lulus SMA, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur atau PNS.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti….
Tapi toh Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Ayah
Ketika kamu menjadi gadis dewasa….
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Ayah harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu?
Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Bunda dan memelukmu erat-erat.
Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah.
Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : “Tidak….. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Ayah belikan untukmu”.
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Ayah untuk mengambilmu darinya.
Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Ayah tahu…..
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Ayah melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia….
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Ayah pergi ke belakang panggung sebentar, dan menangis?
Ayah menangis karena Ayah sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa….
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….
Ayah telah menyelesaikan tugasnya….
Ayah, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..
Burlian
by pigeon on Sep.18, 2011, under Buku
Burlian adalah salah satu buku yang tergabung dalam serial anak-anak mamak oleh tere-liye. Buku sebelumnya yang sudah saya baca adalah “PUKAT” di mana dalam kisah serial ini, Pukat adalah kakak dari Burlian. Meskipun kisahnya terkait satu sama lain dan tokoh, latar tempat, serta latar waktu adalah sama tetapi bukanlan cerita bersambung. Masing-masing punya tokoh utamanya sendiri sesuai dengan judulnya dan juga memiliki kisah sendiri yang memang dimungkinkan beberapa saling terkait.
“Burlian” sendiri bercerita tentang sosok anak laki-laki bernama Burlian. Oleh Bapaknya dengan sebutan “si anak spesial” dengan harapan dia benar-benar menjadi anak yang spesial. Dan kenyataannya memang dia adalah anak yang spesial.
Banyak sekali pesan yang ingin disampaikan oleh penulis melalui sosok Burlian ini. Mengenai persahabatan, kecintaan terhadap alam, jiwa saling menolong, dan tidak ketinggalan pentingnya menghormati orang tua.
Kisah paling berkesan buat saya adalah semangat Burlian untuk selalu membuat perubahan di lingkungan sekitarnya. Tentu saja dengan kepolosannya sebagai anak-anak. Misal kisah pertemuannya dengan Nakamura(seorang insinyur dari Jepang yang mendapat proyek pembukaan jalan lintas Sumatra). Nakamura suatu ketika punya permasalahan dengan putri yang sangat disayanginya. Melihat situasi tersebut, Burlian dengan ide briliannya mengirim surat jauh-jauh ke Jepang, yaitu kepada Keiko, putri dari Nakamura untuk menasehati betapa sayang dan cinta ayahnya kepada putrinya. Dengan memang berhasil.
Juga semangat Burlian dalam membaca buku. Sangat luar biasa. Bahkan perpustakaan di sekolahnya tak cukup untuk memenuhi hasrat Burlian untuk membaca. “Kau terlalu cepat membaca buku-buku itu, Burlian!!” Kata Pak Bin, guru satu-satunya di sekolah Burlian.
Bagi anda yang suka membaca kisah sederhana tetapi penuh makna maka buku ini sangat tepat untuk anda miliki.







